Pathetic Condition Of Our History

Heran deh gw …

Ga abis pikir nih …

Indonesia

Dikatakan bahwa negara ini telah berdiri sebagai sebuah negara yang memiliki sejarah amat panjang. Diinvasi nenek moyang Cristiano Ronaldo berabad², dijajah selama 350 tahun oleh Belanda dan juga oleh ditindas habis-habisan oleh Jepang entah berapa lama itu. Dan setelahnya kita bisa lepas dari Jepang lantaran pasukan sekutu yang sukses mengalihkan perhatian pemerintahan pusat Jepang kepada dua kota mereka yang malang disana. Dan saat armada Jepang dialihkan ke tanah air mereka demi menolong jiwa² yang tak tahu apa-apa atas maksud sekutu membunuh mereka, Indonesia telah merdeka ….

TAIII!!!!!

Itu kan sama aja klo kita lagi skul/kul. Trus ada anak yang pingsan lantaran kesurupan di seberang sisi ruang kelas kita.  Siapa gerangan yang ga penasaran?? Otomatis begitu informasinya kesebar, semua orang keluar dong?? Termasuk guru/dosennya juga kan??

Dan saat kelas tanpa pengawasan otoritas yang berhak, sang ketua kelas menyatakan dengan seenak bijinya klo :

HARI INI PULANG CEPET

It was stated so …

Jika memang demikian adanya, itu artinya negara kita ini memiliki begitu banyak ragam budaya.

And it seems like that …

Dan gw, sebagai satu dari sekian yang disebut terlahir sebagai "Anak Negeri" ( cuma di sinilah warga negara disebut serendah itu ) tentunya pernah menghabiskan masa² pendidikan dasar hingga menengah dengan mengunjungi museum² yang ada di jakarta sini.

Sekedar jalan² bolehlah, buat tau dikit² juga sejarah nih bangsa. Walaw itu urusan nanti dan ga pernah masuk To-Do List gw.

Tapi coba liat, setelah gw itung² dan direview jauh², ternyata semua museum disini itu MEMUAKKAN!!

( Penjelasannya nanti dulu ya, sabar … )

Semuanya tau kan, klo kota bernama Jakarta ini mengemban anggapan jutaan penduduk di daerah sekitarnya tentang kota yang penuh dengan kebahagiaan. Mereka berpikir dgn pindah ke jakarta dan mencari kerja, lantas keluarga mereka di kampungnya bisa hidup layak. Life ain’t as easy as fuck with a b*tch, man.

Memang, penumpukan pembangunan hanya terjadi di jakarta ini. Dan itu bikin gw sangat-sangat iri sama kota diluar negeri, dimana nyaris semua kota selain pusat pemerintahan bisa dilengkapi fasilitas yang bisa dibilang setara …

"Waaaah, enak ya di Jakarta. Apa aja kan enak disana, bagus bagus lagi!!"

Ujar seorang cwe di MIRC ke gw yang gw udah nggak inget lagi siapa namanya, karena dya tinggal di suatu daerah yang seinget gw punya logat yang parah … Ndeso deh pokonya.

Nggak juga ah, emang disini Mall nya bisa dibilang highest class diantara kota² lainnya. Meski nggak sedikit juga alay-alay menjijikan berserakan di setiap sudutnya. Dan itu membuat kelegaan jarak aman antara Praii - Alay = 8 meter jadi berkurang.

Yah, gimana dong. Gw kan ga bisa deket² sama mereka .. Jangan salahin gw yah atas rumus diatas??

Apalagi museumnya, yang memangku jabatan sebagai penyimpan sejarah bangsa kita. Sejak dulu gw berkunjung ke museum, kesan yang gw dapet slalu sama ;

1. Usang

Entah karena dibangun pada jaman Presiden Suharta eh, Soeharto makanya jadi begitu apa karena mahalnya perlengkapan maintenance gw gak ngerti.

2. Ketinggalan jaman dalam semua hal

Teknologinya, fasilitasnya, desain interior, penampang penjelasan tentang alat yang dipajang.

3. Barang yang ditaro di etalase semuanya terlihat berdebu

Padahal gw yakin sang penjaga punya kemoceng buat bersih².

4. Kurator yang sangat tua

Atau tampak sangat bosan bekerja disana, mungkin juga dia Wong Ndeso yang nyasar ke daerah TMII lalu dipekerjakan. Bisa jadi. Yang jelas gw yakin mereka udah ngabisin setengah hidupnya tanpa harus bertukar mata dengan God Of Deathnya demi menatap benda² tua nan busuk disana. Surrounded by spooky view, surely.

5. Harga yang ga ada setetes sperma nilainya

Padahal keuntungan sangat penting buat ngelola museum² itu. Mengingat pemerintah cuek banget sama keadaannya.

Di semua museum bakal keliatan pemandangan yang sama …

Sedih ya??

( Mr. President, do you read this??? )

One Response to “Pathetic Condition Of Our History”

  1. Praii Says:

    oh yaa .. ada tambahan, museum geologi bandung itu bagus juga kok. Dua level diatas yang ada disini lah. Tapi tetep aja, sbagai ibukota negara yang jadi pusat perhatian semua orang termasuk turis asing, mestinya yang di jakarta lebih bagus!!!

Leave a Reply